aku, bintang, dan sekitarku...
Showing posts with label sebuah harapan. Show all posts
Showing posts with label sebuah harapan. Show all posts

Friday, November 11, 2011

selamat datang ... matahari ku

pagi ini matahari bersinar sangat cerah di kota ku.
kabut tipis perlahan menghilang, berganti kemilau cahaya yang menghangatkan.
bayi-bayi kecil yang sedang berjemur begitu riang berceloteh dalam dekapan ibunya,  para orang tua duduk bercengkrama  menikmati setiap detik yang tersisa dalam hidupnya. bunga-bunga rumput pun mulai membuka kelopaknya, seakan menyambut kehadiran sang surya.

sayup-sayup lantunan do'a terdengar dari spiker mesjid, mengiringi semua aktifitas di jum'at pagi. begitu menenangkan ...
aku membuka kelopak mataku selama mungkin, hingga pedih mendera


ya Tuhanku, aku tidak ingin kehilangan semua kehangatan yang kurasakan pagi ini
setelah sekian banyak pagi kelabu yang aku lalui akhir-akhir ini

Monday, October 17, 2011

land of plenty

banyak hal yang terasa menjengkelkan di minggu kemarin.
tidak ada kehangatan sinar matahari, tidak ada kicauan burung pipit dipagi hari
semua tampak kelabu dan membosankan
cukup membuatku  menarik nafas dalam-dalam,

hingga sebuah kabar dari desa membangunkan tidur malasku, di awal hari di akhir pekan...

dengan penuh rasa ingin tahu, aku langsung berangkat ke tempat yang diceritakan keluarga ku.

****

sebuah tempat yang cukup terpencil, hanya jalan desa kecil yang menghubungkan daerah itu dengan peradaban.
aku menyusuri jalan yang berliku dan sedikit berbatuan,  padang ilalang dan rumah-rumah penduduk desa yang sederhana.

semakin mendekati tempat tujuan, jalan semakin mengecil dan penuh batu, kebun sayur mulai menghiasi sepanjang kiri- kanan jalan yang aku lalui
beberapa petani tampak sedang menggarap kebunnya. sapi-sapi merumput di kebun sayur yang dibiarkan oleh pemiliknya.
udara berhembus sejuk, meniup daun-daun pohon alpukat, dan daun-daun tomat yang mulai mengering disekitarnya.

posisi ku berada paling atas daratan
sejauh aku memandang
yang terlihat hanya pegunungan menghijau menjulang tinggi dihadapan ku
dan kebun-kebun sayur tersebar memenuhi lembah
aku berputar
memperhatikan kaki-kaki gunung yang berdiri kokoh disekelilingku, dan ke arah sekumpulan rumah-rumah penduduk dikejauhan yang menyembul diantara  pepohonan
aku tertegun..


kuambil sejumput tanah yang mulai mengering disela-sela polybag hitam
"inilah tanahku,
impianku,
masa depanku.."

"ok deal!" sahutku melalui telepon

lagu "land of plenty" mengalun lembut di telingaku
 angin terus berhembus sejuk
menyejukan hatiku
di penghujung hari diakhir pekan